Pengantar (Buku Digital: "Menyibak Rahasia" Video)
[ ] Di dunia sekarang ini hidup kita dikelilingi oleh video. [ ] Jika dalam kehidupan kita sehari-hari kita menggunakan televisi, pita video serta alat perekamnya dan mainan elektronik, seperti misalnya Penyerbu Ruang Angkasa, maka sebenarnya kita menggunakan video. [ ] Di sekolah, kantor, rumah sakit, pabrik dan rumah tangga, video digunakan untuk memberikan hiburan dan pendidikan (hal. 6).

Petikan tulisan di atas merupakan pembacaan kondisi masa-masa awal persebaran dan perkembangan video dari sudut sosialnya. Petikan ini dikutip dari buku "Menyibak Rahasia Video" yang telah disusun oleh Gareth Renowden [. . .] dan diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia oleh Dra. Gerda Wulandari. Buku ini diterbitkan dalam bahasa Indonesia oleh Tira Pustaka di tahun 1985. Definisi video dalam perspektif buku ini lebih ditekankan pada karakter sosial video itu sendiri, yang bisa dilihat melalui dua cara, teknologi dan sosialnya. Hal ini terkait dengan kelahiran video yang berasal dari rahim media massa, bukan rahim kesenian. Pada halaman 8 yang diberi sub judul Video Di Rumah menggambarkan kedekatan personal masyarakat dengan video. Ramalan bahwa video akan masuk ke dalam ruang-ruang privat pun terbukti melalui jenis-jenis turunan teknologi video, fungsi, dan kesesuaian kebutuhan anggota keluarga. Sang ayah lebih dekat kepada komputer rumah, kakak memegang kamera video, ibu dan anak berinteraksi dengan mainan video. Sirkulasi persinggungan dipetakan pada halaman 8 dan 9 buku ini.
Halaman berikutnya, video dijelaskan secara teknologis. Bagaimana sistemnya (halaman 10), mekanisme distribusi visual (halaman 11), pembentukan gambar atas isyarat data-data (halaman 12), pemayaran raster (halaman 13), dan jenis-jenis media rekam data (halaman 14 & 15). Jalur sirkulasi teknologi video kemudian beralih pada "ibu" video, televisi (halaman 16 - 25). Di halaman 29 yang diberi sub judul Melihat dengan Video menggambarkan kelebihan dari teknologi video yang tak mungkin dilakukan oleh media lain, seperti endoskop, cctv sebagai alat pantau jarak jauh, penggunaan video dalam bidang pendidikan, ëSetelah melihat sebagian dari pelajaran, para siswa harus menjawab pertanyaan yang diajukan komputer. Jika jawaban mereka benar, pelajaran diteruskan ke bagian berikut. Jika salah bagian itu diputar ulang sampai benar-benar dipahami oleh siswaí (halaman 30). Diputar ulang menjadi salah satu karakter yang membedakannya dengan film. Disnilah terciptanya hak demokratis yang tidak diperoleh pengguna [pemira] pada sinema/film. Buku ini ditutup oleh ramalan Masa Depan Video? Dunia video dewasa ini berubah demikian cepatnya sehingga masa depannya sulit diduga. Kendati demikian, dalam jangka waktu sepuluh tahun mendatang sistem video akan menjadi seakrab pesawat TV biasa yang kita miliki sekarang inií (halaman 35). Kini sudah lebih dari sepuluh tahun [dihitung sejak terbitnya buku ini]. Ramalan itu telah terbukti, bahkan telah berkembang tidak hanya batasan ruang seperti yang ditulis oleh buku itu. Lebih jauh lagi, hubungan personal antar individu-individu, seperti handphone.
Buku ini pernah dipamerkan dalam Pameran Videobase (Bentara Budaya Jakarta, Maret 2009), sebuah pameran sketsa penelitian tentang sejarah [kronologis dan persoalan] persebaran dan perkembangan video di Indonesia yang dilakukan oleh Forum Lenteng. Buku ini juga menjadi salah satu acuan untuk membaca jejak-jejak transformasi pengetahuan masyarakat Indonesia akan teknologi video. Seperti kita tahu bahwa teknologi ini lahir dan diproduksi oleh negara-negara maju dan masuk ke Indonesia sudah dalam bentuk produk, tanpa proses pergulatan sejarah kelahirannya.































Twitter
Digg
Del.icio.us
Reddit
StumbleUpon
Slashdot
Yahoo
Blogmarks
Technorati
Googlize this
Facebook







































"jadi Zizek memang enak. Bisa ngomong "seenak"-nya, bis...
Setelah beberapa lama, ada kendala teknis pada fasilitas komentar d...
tes
proyek new media art yang sebetulnya kembali pada sejarah visualisa...
tapi tonton dulu, soalnya suka ada PROMOTION ONLY yang muncul tiap ...
mmmm...von trier telah lama mati...bagi saya film ini tetap bermutu...
akhirnya yakin juga bahwa film keren ini ada maksudnya (lho!!) haha...
Boleh deh argumentasinya, tapi saya tetap bersepakat dengan para kr...
la'u cari aja di ambassador ato di lapak bajakan. banyak yg jual . . .
lom nonton filmnya juga,ada di jual ga yak???