I S S N  1979 - 5009   KILAS:  
English

Unduh.Torrent_!

  • Germany Anno Zero | 1948 | 78 menit | BW | Roberto Rosselini
  • La Strada | 1954 | 104 menit | BW | Federico Fellini
  • La Terra Trema | 1948 | 160 menit | BW | Luchino Visconti
  • Ladri di Biciclette | 1948 | 93 menit | BW | Vittorio de Sica

Torrent.Softwares_!

Torrent Client adalah sebuah aplikasi atau software yang memiliki kemampuan untuk merequest, mengunduh atau proses sharing lewat protokol BitTorrent. Contohnya adalah uTorrent, Azureus (Vuze), Transmission, BitTorrent ataupun BitComet. Setelah mengunduh berkas torrent di atas, gunakan torrent client sebagai media transfer antar file-nya. Di bawah ini adalah tautan untuk mendapatkan aplikasi tersebut.

software-bittorrent
software-transmission
software-utorrent
software-vuze

Klik di sini untuk info lanjut

Tokoh_!

abduh-aziz
alexis-tioseco
bronnt-industries-kapital
budi-darma
chaerul-umam
chris-marker
eric-rohmer
fritz-lang
garnet-hertz
ingmar-bergman
intan-paramadhita
jean-epstein
jim-henson
jonas-mekas
jussi-parikka
komunitas-filem
von-trier
namjunepaik
nia-dinata
nicolas-echevarria
rafael-rozendaal
riri-riza
toshio-matsumoto

Dengan Ringan Melihat Sejarah Seni Rupa Dunia pada Video 70 Million PDF Cetak E-mail
Ditulis oleh Hafiz   
Rabu, 10 Maret 2010 13:36

Ada banyak yang bisa dilakukan dalam melihat sejarah. Di Barat, interpretasi terhadap sejarah kebudayaannya terus berlaku hingga sekarang. Karena memang itulah hakekat sebuah kebudayaan yang selalu diinterpretasi ulang oleh generasi selanjutnya. Begitu juga dalam dunia pop. Interpretasi ini juga terjadi, bukan hanya mengacu kepada kepentingan industri ataupun komersial, namun daya interpretasi sejarah kebudayaan inilah sehingga sebuah budaya pop bisa dilihat strategisnya.

Begitulah yang saya temukan pada video musik grup band asal Prancis, Hold Your Horses. Pada akhir Januari 2010, band indie ini merilis sebuah video yang banyak dibicarakan dalam situs-situs musik video dan seni rupa. Kenapa? Karena video ini menghadirkan 30 karya maestro seni rupa Barat yang diperankan oleh para personilnya.

da-vinci-ok
birth-of-venus
rembrandt-dr-tulp

Video musik 70 Million menjadi menarik karena tidak pernah terbayangkan adegan-adegan "klasik" yang tergambar pada karya agung itu dihadirkan lagi dalam interpretasi budaya pop. Video musik ini membawa penonton pada penjelajahan visual tentang sejarah seni rupa dunia. Walaupun pada tiap adegan video yang produksi L’Ogre Productions ini tidak menjelaskan karya-karya siapa saja yang dirangkum dalam video 70 Million. Inilah tantangannya.

vermeer-ok

Saya mencoba membongkar karya-karya maestro siapa saja yang diambil sebagai "permainan" dalam video ini. Video dibuka dengan karya agung The Last Supper, Leonardo Da Vinci (1495–1498); kemudian The Birth of Venus (1485-1487), Sandro Botticelli; dua karya penting periode Renaissance. Gambar selanjutnya adalah adegan dari lukisan klasik Rembrandt, The Anatomy Lesson of Dr. Nicolaes Tulp (1632). Lalu hadir secara bersamaan lukisan Hans Holbe Hans Holbein der Jüngere, Porträt des Heinrich VIII (1534-1536) dan Johannes Vermeer, Girl with A Pearl Earring (1665) yang menjadi tonggak bagaimana interior dan potret sebagai gambaran realitas masyarakat Eropa.

Video tersebut kemudian menghadirkan lukisan Théodore Géricault, The Raft of the Medusa (1818-1819) yang merupakan salah satu koleksi utama museum Louvre, Paris dari periode Romantik Eropa. Kemudian lukisan Jacques-Louis David, Death of Marat (1793) dari periode yang sama. The Creation of Adam (1511), Michelangelo; sebuah fresco klasik yang masih dapat dijumpai di Kapel Sistine, Italia.

Theodore-Gericault-raft-of-the-medusa
Jacques-louis-david-death-of-marat
creation-of-adam

Setelah itu, karya penting periode surealisme, The Son of Man (1964), René Magritte dan karya klasik lukisan abstrak konstruktivisme Piet Mondrian, Compotition-pun dihadirkan. Lukisan ekspresif Frida Kahlo, Autoretrato dan Pablo Picasso, Retrato de Dora Maar Sentada (1937). Lalu hadir karya Edvard Munch, Scream (1893) yang merupakan lukisan yang paling banyak diingat imajinya dalam sejarah seni rupa dunia—Munch mengatakan lukisan ini adalah studi tentang jiwa-jiwa dan merupakan studi tentang dirinya sendiri.

rene-magrite-ok
piet-mondrian-ok
frida-kahlo-ok
PICASSO1-ok
edvard-munch-ok

Video 70 Million kemudian menghadirkan Self Portrait with Bandaged Ear, Van Gogh (1889) dan Marilyn karya Andy Warhol (1962)—yang menjadi salah satu tonggak gerakan Pop Art di Amerika. Kemudian hadir lukisan kontroversial yang dibuat oleh pelukis yang tidak diketahui identitasnya pada periode Renaissance tentang Gabrielle d'Estrées (1594) yang merupakan istri raja Henry IV dari Prancis. Juga hadir lukisan periode Bizantium, Giovanni Cimabue, Maestà di Santa Trinitá (1285-1286) yang sering disebut sebagai periode kegelapan Eropa dan lukisan Caravaggio, The Beheading of Saint John the Baptist (1608) dari periode Renaissance.

van-gogh-ok
andy-warhol-ok
unknown1-ok
Giovanni-Cimabue-ok
the-beheading-of-saint-john-the-baptist
gustav-klimt-the-kiss

Tidak ketinggalan lukisan terkenal Edouard Manet, Olympia (1830); Eugène Delacroix, Liberty Leading the People (1830); Otto Dix, Potrait of the Journalist Sylvia von Harden (1926); dan Gustav Klimt, The Kiss (1907-1908). Lalu hadir Marc Chagall, La Mariée (1950) dan salah satu karya yang paling mengundang misteri tentang sejarah Spanyol, La Meninas/ The Maids of Honour (1656) karya Diego Velázquez. Lukisan ini dibuat oleh Velázquez empat tahun sebelum dia meninggal yang menggambarkan ambiguitas subyek. Tidak pernah jelas siapa yang dilukis Velázquez pada lukisan ini. Dari karya ini, timbul teori tentang kaidah lukisan dan konsep pencitraan, lapisan, subyek dan obyek atau membongkar kaidah “melukis” yang sering disebut seniman zaman sekarang Theology of Painting.

manet-olympia
Delacroix-Liberty-Leading-People-1830
otto-dix1-ok
joseph-chagal-ok
velazquez-las-meninas

Karena memang video ini ingin menghadirkan imaji-imaji dalam sejarah seni rupa Barat, tentu tidak lengkap tanpa Sunflower (1880) dari Vincent Van Gogh sebagai penutup.

Dari lukisan-lukisan yang diadegankan dalam video 70 Million, dapat dibaca bagaimana budaya pop menjadikan kanon-kanon sejarah seni rupa sebagai kritik generasi baru kepada sejarah kebudayaannya. Deglorifikasi yang dilakukan generasi baru ini adalah potret dunia kontemporer. Sejarah kebudayaan adalah masa lalu yang dapat diabaikan, tentu dengan daya kritis seperti yang dilakukan oleh Hold Your Horses dengan video 70 Million.

van-gogh-sunflowers

Hits
Comments
Add New Search
mimi   |202.70.54.xxx |2010-03-15 18:30:59
awesome
manshurzikri  - http://manshurzikri.wordpress.com   |110.5.96.xxx |2010-03-14 07:45:34
wah, Hold Your Horses sangat kreatif!
melihat video musik, kita secara tidak langsung belajar tentang sejarah seni rupa ya,,
wah wah wah..!
Write comment
Name:
Email:
 
Title:

3.26 Copyright (C) 2008 Compojoom.com / Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved."

Terakhir Diperbaharui: Senin, 24 Mei 2010 14:12
 

Musikvideo-poster

lossofthereal-fotoage

Kuotasi.Hari.Ini_:

"Sering kali, footage yang Anda ambil mengembangkan dinamikanya sendiri, gerak hidupnya sendiri, yang sama sekali tak terduga sehingga menjadi berbeda dari intensi awal pembuatan."

[Werner Herzog]

Statistik_!

Anggota : 420
Konten : 145
Jumlah Kunjungan Konten : 136904

Artikel.Lain_!

Berita Gempa
Kamis, 01 Oktober 2009

Alam memang memiliki cara tersendiri untuk menyampaikan pesan. Dalam satu bulan terakhir terjadi sebanyak 30 gempa kecil maupun besar di bumi Indonesia. Tiga gempa di antaranya termasuk besar. Pertama Tasikmalaya, Jawa Barat, lalu Yogyakarta, dan...

Realisme Sinematik dan Mazhab Pembebasan Italia
Jumat, 24 Oktober 2008

(This article is a translation and not available in english) Kepentingan historis filem Paisa Rossellini telah sepenuhnya diperbandingkan dengan sejumlah mahakarya filem klasik. Tanpa ragu, George Sadoul menyebutnya sejajar Nosferatu, Die...

Soal-soal Seni Pada Filem Disaat Ini
Kamis, 12 Juni 2008

(This article is only in Bahasa Indonesia) Dimuat di MINGGUAN SIASAT edisi Minggu-12 Nopember 1950, Minggu-19 Nopember 1950, Minggu-26 Nopember 1950, dan Minggu-3 Desember 19501927 adalah tahun yang sangat berarti bagi dunia filem. Tahun itu menutup...

Sejarah Filem Sebagai Seni (4): Kemungkinan-kemungkinan yang Tak Diduga
Kamis, 19 November 2009

ANEKA, No. 12 Tahun VI 20 Juni 1955 Dengan mata apapun melihat filem pada waktu itu; sebagai gambar yang bergerak di pasar malam, sebagai reproduksi foto dari lakon-lakonan lucu atau sebagai “teknik foto” seorang Amerika yang bernama Griffith;...

Antichrist: Teologi Visual Lars Von Trier
Rabu, 19 Mei 2010

Lars von Trier adalah sutradara filem menggairahkan yang terkadang memojokkan penontonnya sampai ke sudut memalukan. Ia juga seorang maestro teologi visual. Antichrist (2009) garapannya merupakan antitesis filem gempita tak bermutunya Mel Gibson,...

Video: The New Wave
Kamis, 31 Desember 2009

Menelisik Genealogi Seni Video Dunia   Perkembangan seni video di Indonesia dalam sepuluh tahun terakhir sangat menggembirakan. Berbagai gelaran seni rupa telah memasukkan seni video sebagai bagian dari pameran seni kontemporer. Bahkan seni video...

Pamflet Sejarah Kita dalam Ruma Maida
Minggu, 08 November 2009

Ishak Pahing dalam perjalanannya di pesawat tertembak akibat berondongan peluru yang di muntahkan dari pesawat-pesawat tempur yang mengepung pesawat yang ia dan teman-temannya tumpangi dan akhirnya pun Ishak Pahing tertembak. Inilah pembuka filem...

Revolusi Mengalun Bagai Refrain Sebuah Lagu*
Kamis, 03 September 2009

*(atau kerap disebut juga dengan): Di Tengah Serba-Ketergantungan, Lahirlah Sinema Baru Filipina   Istilah independen pernah berarti sesuatu dalam sinema Filipina. Ia merujuk pada nama-nama besar seperti Rox Lee (animator), Raymond Red (sutradara...

Kekerasan dalam Filem: Sebuah Kritik pada Filem Kado Hari Jadi
Senin, 30 November 2009

Apa yang kita ketahui tentang kekerasan dalam kenyataan sehari-hari? Darah! Itulah bahasa yang paling gampang untuk memperlihatkan kekerasan dan kesadisan sebuah peristiwa. Ditambah dengan benda-benda yang berbau “darah” seperti pisau, obeng,...

"Media" di Kepala Rafaël Rozendaal
Jumat, 19 Februari 2010

Dalam beberapa pameran video dan seni media yang sempat saya kunjungi, kehadiran karya-karya video menjadi salah satu bagian yang penting dalam presentasi seni media. Namun, bagaimanakah kita mendefinisikan "karya" video tersebut? Dalam perspektif...

Tepian Sungai Ciujung (1): Jarak Kesadaran Ideologi Medium dan Integrasi Di Belakang Kamera
Jumat, 05 Februari 2010

Jurnal Footage akan memuat artikel tentang video "Tepian Sungai Ciujung" dalam tiga bagian yang ditulis oleh Akbar Yumni. Ini adalah bagian pertama dari artikel tersebut.   "I believe in equality for everyone, except reporters and photographers" -...

Transmission Asia Pacific 2008
Kamis, 12 Juni 2008

Bumi perkemahan itu terasa sangat dingin. Setiap sore atau malam hari, hujan menderas tak henti-henti. Padahal akhir bulan Mei menjelang, bulan yang seharusnya sudah memasuki musim kemarau. Kadang, serombongan kelelawar pun beterbangan. Satu atau...

Arsip Kebudayaan Jonas Mekas
Kamis, 23 Juli 2009

“Di Lithuania, aku dikenal sebagai penyair, dan mereka tidak peduli tentang filem-filemku. Di Eropa, mereka tidak tahu tentang sajak-sajakku; di Eropa, aku adalah seorang sutradara filem. Tetapi di sini, Amerika Serikat, aku hanya menjadi seorang...

Chris Marker: Dalam Ingatan Teknologi Baru
Jumat, 12 Juni 2009

1. Ingatan KakuSaya ingat membicarakan filem cerita mutakhir Chris Marker, Level Five (1996), dengan seorang teman saat pertama kali filem itu keluar. Pada umumnya ia terkesan, tapi gundah oleh istilahnya sendiri: “pandangan seorang tua atas...

Sepuluh Sutradara Sepuluh Tahun Reformasi
Kamis, 12 Juni 2008

Reformasi 1998 adalah sejarah penting dalam kehidupan berbangsa di Indonesia. Gelombang perubahan terjadi di mana-mana. Namun, setelah sepuluh tahun, apa yang bisa kita cerna?Pemutaran filem sepuluh tahun reformasi mencoba membuka ruang untuk...

Membaca Isyarat Tak Terpahami Michael Haneke
Jumat, 03 Oktober 2008

Michael Haneke mungkin menjadi sutradara paling menarik untuk dicermati dalam sejarah sinema kontemporer. Lahir tahun 1942 di Muenchen, Haneke tumbuh di pinggiran kota Austria, Wiener Neustadt. Belajar psikologi, filsafat dan teater di Universitas...

Fritz Lang dan Ekspresionisme Jerman
Kamis, 12 Juni 2008

Fritz Lang adalah salah seorang sutradara terpenting dalam sejarah filem dunia. Sebagai wakil ekspresionis di tahun 1920an, dia telah membuat banyak filem bisu berkualitas. Akibat represi partai Nazi Jerman, dia pun beremigrasi ke Amerika Serikat....

Di Dasar Segalanya: Citra Kecemasan Surealis
Minggu, 20 Desember 2009

Pada 17 Desember, 2009, saya berkesempatan untuk menonton filem kedua Paul Agusta, Di Dasar Segalanya (At The Very Bottom of Everything) di Kineforum, Taman Ismail Marzuki, Jakarta. Berbeda dengan filem pertamanya, Kado Hari Jadi, kemasan filem ini...

Dominasi Maskulin dalam Filem PPC
Selasa, 15 Juli 2008

Perempuan Punya Cerita. Sebuah Filem garapan empat sutradara perempuan muda Indonesia. Satu ulasan mengatakan bahwa filem ini lebih pantas berjudul "Perempuan Punya Derita” karena penderitaan tanpa-akhir yang dialami hampir semua tokoh perempuan...

Documemory: Khazanah Pustaka
Kamis, 04 Juni 2009

A. Filem Dokumenter100 Années Lumière. Retrospéctive de l’oeuvre documentaire des grands cinéastes français de Louis Lumière jusqu’à nos jours. Paris: Ministère des affaires étrangères, 1991.Barnouw, Eric. Documentary: A History of the...

Prima Rusdi: Satu Dekade Reformasi Bisa Percuma
Kamis, 12 Juni 2008

Untuk memperingati sepuluh tahun reformasi, Proyek Payung menggelar acara pemutaran sepuluh filem pendek dari sepuluh sutradara muda di Kineforum tanggal 12-20 Mei 2008. Sambutan penonton terbilang memuaskan. Apa dan kenapa Proyek Payung didirikan?...

Ambivalensi Sikap Chaerul Umam
Rabu, 10 Maret 2010

Arkeologi Seni Media
Sabtu, 24 April 2010

Percakapan antara Jussi Parikka dan Garnet Hertz Artikel asli berbahasa Inggris bisa dibaca di www.ctheory.netOriginal text in English on www.ctheory.net   Pendahuluan Arkeologi media merupakan suatu pendekatan studi media yang mengemuka sejak...

Ariani darmawan: Bioskop Independen sebagai Perlawanan
Selasa, 12 Agustus 2008

Bioskop independen hadir sebagai bentuk perlawanan dari bioskop-bioskop kebanyakan. Tapi apa sebenarnya yang dilawan? Mungkin saja tidak ada yang dilawan, sebab membicarakan perlawanan dalam filem-filem yang sering disebut independen di Indonesia...

Katalog Massroom Project
Jumat, 03 Juli 2009

[issuu layout=http%3A%2F%2Fskin.issuu.com%2Fv%2Fcolor%2Flayout.xml backgroundcolor=282828 showflipbtn=true documentid=090703095047-b1cc3157af93475ea27d16c3a1c2e0ed docname=massroom-project-catalogue username=forumlenteng...

Sekarang, Filem Pendek (Tidak) di Tangan Konfiden
Senin, 23 November 2009

Waktu akan tetap memperhatikannya (Konfiden-red.), konsistensi dan keseriusannya akan teruji, sejauhmana bisa bertahan dengan visi yang ada. Demikian juga sejauhmana jika terjadi perkembangan yang membuat para aktivisnya bisa bertahan pada visi...

Alex Sihar: Tantangan Membuat Bahasa Video Untuk Lebih Dikenal
Minggu, 23 Agustus 2009

Tahun 2009 ini, Yayasan Konfiden, sebuah yayasan yang bergerak di bidang pengembangan, penyebarluasan pengetahuan dan pemanfaatan media audio visual bagi kepentingan pemberdayaan, peningkatan apresiasi dan dukungan atas inisiatif masyarakat kembali...

Tepian Sungai Ciujung (2): Siasat Etis dalam Narasi dan Wawancara
Selasa, 16 Februari 2010

Jurnal Footage akan memuat artikel tentang video "Tepian Sungai Ciujung" dalam tiga bagian yang ditulis oleh Akbar Yumni. Ini adalah bagian kedua dari artikel tersebut.   Belum ada pikiran yang mardika jika mediumnya tidak memardikakan. Mungkin...

Tarzan ke Kota dengan Cacat Logika Bawaan
Rabu, 17 Desember 2008

Filem berjudul Tarzan ke Kota dicap sebagai ulang-buat filem Tarzan Kota yang dibintangi aktor legendaris Indonesia, Benyamin Sueb dan disutradarai oleh L. Sudjio. Meski terdengar sama, Tarzan ke Kota merupakan filem yang dipertontonkan pertama kali...

Kronik_!

sejarah1
sejarah2
sejarah3
sejarah4
sejarah5
sejarah6
sejarah7
sejarah-filem-8

sejarah9
var02
var03
var04
var05
var06
var07
copyleft.2009.jurnalfootage.net